stiker bloq desyantri

StrikeIron Blog: Can You Afford to Ignore Data Governance in Salesforce.com?

« IBM Mashup Center Demonstration Showcases StrikeIron Web Services | Main | SEO Still the Elephant in the Room with Flash-based RIAs and Websites »

March 02, 2010

TrackBack

TrackBack URL for this entry:
http://www.typepad.com/services/trackback/6a00d834551e0669e201310f541ce4970c

Listed below are links to weblogs that reference Can You Afford to Ignore Data Governance in Salesforce.com?:

Comments

Verify your Comment

Previewing your Comment

This is only a preview. Your comment has not yet been posted.

Working...
Your comment could not be posted. Error type:
Your comment has been posted. Post another comment

The letters and numbers you entered did not match the image. Please try again.

As a final step before posting your comment, enter the letters and numbers you see in the image below. This prevents automated programs from posting comments.

Having trouble reading this image? View an alternate.

Working...

Post a comment

My Photo

Twitter Updates

    follow me on Twitter

    Minggu, 27 Desember 2015

    Pohon Pakis dan Bambu

    Pohon Pakis dan Bambu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Alkisah, tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup. Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.

    ?Tuhan,? katanya. ?Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah??

    Jawaban Tuhan sangat mengejutkan. ?Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu??

    Ya,? jawab pria itu.

    ?Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya secara sangat baik. Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi. Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan.

    Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun. Tapi Aku tidak menyerah.

    Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah.

    Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu. Tapi Aku tidak menyerah.

    Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu. Aku tidak menyerah,? kata-Nya.

    ?Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil.

    Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan
    ... baca selengkapnya di Pohon Pakis dan Bambu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

    Selasa, 01 Desember 2015

    Hachiko

    Hachiko Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Hachiko adalah seekor anjing yang lahir di sekitar bulan November 1923 di Odate, Jepang. Ia pindah ke Tokyo, saat majikannya pindah ke sana.

    Pemilik anjing itu bernama Eisaburo Ueno. Eisaburo adalah seorang tua yang tinggal sendirian di rumahnya, istrinya sudah meninggal dan anak-anaknya sudah menikah dan tidak tinggal di situ lagi. Eisaburo Ueno bekerja di sebuah universitas di dekat Tokyo sebagai seorang profesor.

    Sudah sebuah kebiasaan bagi orang tua itu untuk menaiki kereta listrik di Stasiun Shibuya untuk bekerja. Ia berangkat sekitar jam 8 pagi, dan biasanya ia pulang dan tiba di stasiun itu kembali sekitar jam 5 sore.

    Hachiko, si anjing itu, sangat setia menemani tuannya. Setiap pagi ia berjalan bersama tuannya menuju ke Stasiun Shibuya. Setelah ‘melepas kepergian’ tuannya, anjing itu pulang sendiri ke rumah. Dan uniknya tepat sebelum jam 5 sore, anjing itu sudah datang kembali ke stasiun untuk menjemput tuannya.

    Kebiasaan ini dilakukannya setiap hari selama beberapa tahun, dan orang-orang di sekitar situ sudah mulai hapal dengan tingkah anjing (dan pemiliknya) itu. Para petugas stasiun pun selalu tersenyum ramah saat melihat anjing itu berlari-lari kecil menjemput tuannya setiap sore.

    Tapi malang, pada suatu siang, Eisaburo mendapatkan serangan jantu
    ... baca selengkapnya di Hachiko Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

    Minggu, 22 November 2015

    Mencari Kebahagiaan

    Mencari Kebahagiaan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Ada seekor celeng yang pemurung. Ia mempunyai tetangga seekor kera yang mempunyai sifat sebaliknya. Kera itu periang, banyak memiliki sahabat, serta pintar memberi nasihat. Suatu hari, celeng bertamu ke rumah kera.

    Kata celeng, “Kera, kudengar kau binatang paling bijaksana di rimba belantara. Benarkah itu?”

    Sahut kera, “Kata warga rimba, memang demikian.”

    “Kalau begitu, boleh aku meminta nasihat padamu?” kata celeng lebih lanjut.

    “Oh, silahkan.”

    "Begini, Kera. Aku tidak pernah merasa bahagia dalam hidup ini. Apa gerangan sebabnya?”

    Kera berpikir sejenak, kemudian jawabnya, “Oho, Celeng, pergilah cari pohon zonga. Buahnya berwarna ungu. Petiklah buahnya, lalu makanlah. Dengan memakan sebuah zonga saja kau akan merasakan bahagia seumur hidupmu.”

    “Buah zonga? Aku baru mendengar sekarang. Di mana terdapat buah itu?”

    Esoknya celeng berkelana. Untuk mencari buah kebahagiaan itu.

    Setahun ke
    ... baca selengkapnya di Mencari Kebahagiaan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

    Rabu, 04 November 2015

    Saluran Air

    Saluran Air Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Italia, tahun 1801.

    Pablo dan Bruno adalah dua orang saudara sepupu yang tinggal di sebuah desa di lembah yang indah.

    Keduanya adalah pemuda yang bersemangat tinggi untuk maju dan meraih cita-cita.

    Mereka pun berkhayal, suatu saat akan menjadi orang terkaya di desanya.

    Suatu hari, kesempatan pun tiba. Kepala desa mencari 2 orang pemuda untuk membawa air dari mata air yang terletak di pegunungan ke tempat penampungan air di tengah desa itu.

    Pablo dan Bruno pun mengajukan diri, dan akhirnya mendapat kesempatan itu.

    Kemudian keduanya mulai mengangkut air dengan ember. Sepanjang hari mereka bolak balik mengisi bak penampungan. Mereka digaji berdasarkan jumlah ember yang masing-masing mereka bawa.

    "Wow, kita akan menjadi orang kaya!", teriak Bruno dengan riang.

    Namun Pablo tidak merasa seperti itu. Ia tidak yakin akan kaya dengan cara seperti itu.

    Begitu tiba di rumah, ia merasakan punggungnya pegal-pegal. Telapak tangannya nyeri karena lecet.

    Pablo berpikir bagaimana caranya supaya bisa mengisi bak penampungan tanpa harus bolak-balik, punggung pegal dan tangan nyeri.

    Ia ta
    ... baca selengkapnya di Saluran Air Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Selasa, 15 September 2015

    Malaikat Kecil

    Malaikat Kecil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran, "Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan."

    Aku taruh koran dan melihat anak perempuanku satu2nya, namanya Lala tampak ketakutan, air matanya banjir di depannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (curd rice). Lala anak yang manis dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun. Dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibuku dan istriku masih kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada ?cooling effect? (menurunkan panas dalam).

    Aku mengambil mangkok dan berkata, "Lala sayang, demi Papa, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti Mamamu akan teriak2 sama Papa."

    Aku bisa merasakan istriku cemberut di belakang punggungku. Tangis Lala mereda dan ia menghapus air mata dengan tangannya, dan berkata ?Papa, aku akan makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok tapi semuanya akan aku habiskan, tapi ada yang aku mau minta....? agak ragu2 sejenak ?aku mau minta sesuatu sama Papa bila habis semua nasinya. Apakah Papa mau berjanji memenuhi permintaanku??

    Aku menjawab ?Oh pasti, sayang.?

    Lala tanya sekali lagi, ?Betul nih Papa ??

    ?Iya, pasti," sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan dan lembut
    ... baca selengkapnya di Malaikat Kecil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Rabu, 10 Juni 2015

    HCS, MSD

    HCS, MSD Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Hidup cuma sekali, mesti sukses dong! Begitu salah seorang kawan menegaskan prinsip hidup dan perjuangannya. Dan saya terkesan. Pernyataannya mempesona. Saya bahkan terbius dengan kata-kata pendek itu. Ini suatu perumusan yang jenius. Sebuah cara mengetuk pintu otak yang ciamik, rancak bana, anggun sekaligus berwibawa. Ketukannya masuk ke belahan kiri, meluncur ke belahan kanan otak, lalu menukik menuju hati.

    Bagaimana tidak? Ia mulai dengan menunjukkan kesadarannya. Ia sadar bahwa hidup cuma sekali. Ya, hidup cuma sekali. Walau kita berkali-kali mandi, berkali-kali makan dan minum, berkali-kali tidur dan bangun, berkali-kali jatuh cinta atau patah hati, berkali-kali ganti baju-kaos-sepatu-sandal-telepon-motor-mobil-rumah, berkali-kali ujian, berkali-kali baca buku, berkali-kali menulis karangan, berkali-kali jalan-jalan kemana-mana, berkali-kali kena tipu atau justru menipu, berkali-kali dipukul atau memukul, berkali-kali sehat atau sakit, berkali-kali tertawa atau menangis, dan berkali-kali dalam bermacam-macam hal, tapi hidup cuma SATU kali saja.

    Buat saya, pesona ”HCS,MSD”—singkatan dari Hidup Cuma Sekali, Mesti Sukses Dong tadi—bukan hanya karena soal SEKALI itu. Soal yang lebih penting adalah bahwa yang sekali itu adalah HIDUP. Kata pertama itu tak tergantikan. Coba ganti dengan ”mati”, sehingga menjadi Mati cuma sekali, mesti sukses dong. Nggak nyambung
    ... baca selengkapnya di HCS, MSD Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Rabu, 03 Juni 2015

    PERHATIKANLAH!

    PERHATIKANLAH! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

    Saat berbicara tentang otak, maka telah banyak hal yang diketahui. Namun masih lebih banyak lagi yang belum diketahui tentangnya. Sungguh menarik saat mengetahui sebuah penelitian yang luar biasa tentang otak dan bagaimana kita merubah otak dan pada akhirnya merubah diri kita.

    Dalam Journal of Neuroscience, terdapat sebuah penelitian tentang bagaimana otak berubah. Memang benar bahwa telah banyak ilmuwan yang meneliti tentang kemampuan otak untuk berubah, yang biasa disebut neuroplastisitas. Namun, yang begitu menarik perhatian saya adalah kemampuan mem-fokus-kan perhatian ternyata mampu membuat perubahan dan hasil yang cepat pada otak.

    Ada beberapa monyet yang dibagi menjadi dua kelompok. Pada monyet-monyet tersebut dipasangi alat pada jemari mereka. Sebuah alat yang berfungsi untuk mengetuk jemari monyet tersebut sebanyak seratus menit per hari selama enam minggu. Saat jari-jari mereka juga bergerak, monyet-monyet ini juga mendengarkan suara melalui headphone.

    Kedua kelompok monyet ini diberikan stimulus yang sama pada jari dan telinga mereka. Satu-satunya yang membedakan adalah, pada kelompok pertama, monyet-monyet dilatih untuk fokus pada jari mereka. Saat para monyet mampu merasakan adanya perubahan irama pada musik yang didengar, mereka harus mem-fokus-kan perubahan yang terjadi pada jari mereka. Sedangkan pada kelompok kedua, para monyet dilatih untuk m
    ... baca selengkapnya di PERHATIKANLAH! Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1